Radikalisme dan Terorisme Ancam Persatuan dan Kesatuan Bangsa

0
86
Rapat Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) dengan masyarakat di Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Selasa (22/1/2019). (Foto: HM/Alf)

PATI – Ketua Fraksi PPP MPR RI Arwani Thomafi mengingatkan bahaya yang ditimbulkan dari radikalisme atau paham radikal dan aksi terorisme. Penyebaran radikalisme dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa serta tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Arwani dalam kegiatan Rapat Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) dengan masyarakat di Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Selasa (22/1/2019). Hadir juga dalam kesempatan itu KH. Yasin Rohmad sebagai narasumber.

“Penyebaran paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila itu belakangan ini sangat berkaitan dengan mulai lunturnya wawasan kebangsaan kita dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika, semboyan bangsa Indonesia yang berarti berbeda-beda namun tetap satu,” ujarnya.

Menurut dia, wawasan kebangsaan merupakan benteng bagi setiap diri manusia Indonesia, utamanya dalam menghadapi berbagai serbuan paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, termasuk salah satunya adalah masuknya paham radikal dan terorisme.

Arwani menambahkan, bahwa masuknya paham radikal yang bertentangan dengan Pancasila, berpotensi melahirkan ancaman bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Apalagi bila melihat bangsa Indonesia yang plural seperti beragamnya suku, budaya daerah dan agama.

“Semua itu mengandung potensi konflik (latent sosial conflict) yang dapat merugikan dan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa ini,” imbuhnya. (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here