Kerukunan Antar Masyarakat Kunci Persatuan dan Kesatuan Bangsa

0
41
Serap Aspirasi anggota MPR RI Arwani Thomafi di Grobogan, Jumat (30/11/2018). (Foto: HM/Alf)

GROBOGAN – Indonesia terdiri atas beragam suku, bangsa, budaya, ras dan agama, yang tinggal di antara ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Meraoke. Karena itu, kerukunan antar masyarakat dinilai sebagai kunci menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bangsa Indonesia terdiri lebih dari 500 suku bangsa memiliki kearifan lokal, sehingga sudah sepatutnya Indonesia bersatu agar tidak terpecah belah, dengan menjaga kerukunan,” kata anggota MPR Arwani Thomafi dalam forum Serap Aspirasi di Grobogan, Jumat (30/11/2018).

Menurut dia, kerukunan hanya akan tercipta jika di antara suku, bangsa dan agama yang ada bisa saling menghormati saling dan menjaga.Karena itu, Arwani menekankan agar masyarakat Grobogan selalu menjaga kerukunan dengan saling menghormati perbedaan.

“Yang mayoritas menghormati minoritas. Begitu juga kelompok minoritas menghormati mayoritas. Bukan saatnya kita saling menjatuhkan. Jika kita terpecah belah, orang asing bisa datang, dengan mudah masuk kedalam negeri ini dan menghancurkan semuanya,” ujarnya.

Disamping itu, Arwani mengajak masyarakat untuk bersama-sama menangkal masuknya paham radikal yang bertentangan dengan Pancasila. Radikalisme dikatakan sebagai paham berbahaya yang dapat menghancurkan sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Karena itu, peran Pancasila sangat dibutuhkan dalam menumpas gerakan radikalisme agama yang terjadi di Indonesia. Pancasila sebagai ideologi berarti suatu pemikiran yang memuat pandangan dasar dan cita-cita mengenai sejarah masyarakat dan Indonesia,” pungkasnya. (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here