Parmusi Bagikan 15 Ribu Paket Bantuan ke Korban Gempa Sulteng

0
234
Parmusi salurkan 15 ribu paket bantuan ke korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi. (Foto: HM/Alf)

PALU – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) menerjunkan puluhan tim relawan ke lokasi terdampak bencana alam di Palu, Donggala dan Sigi. Selain membantu korban, relawan Parmusi juga menyalurkan 15 ribu paket bantuan untuk para korban gempa bumi dan tsunami.

Selain melibatkan tim relawan Parmusi dari Jakarta, pembagian paket bantuan kepada para korban juga dibantu relawan Parmusi Wilayah Sulawesi Tengah yang dipimpin langsung oleh Ketua Parmusi Wilayah Sulteng Abdul Rachman Thaha (ART).

“Paket bantuan yang kami salurkan untuk membantu para korban gempa bumi dan tsunami yang tersebar di Palu, Donggala dan Sigi sebanyak 15 ribu paket,” kata ART, Caleg DPD RI dari Daerah Pemilihan Sulteng, di Palu, Sabtu (27/10/2018).

Parmusi bantu warga di posko pengungsian. (Foto: HM/Alf)

ART menjelaskan, bahwa paket bantuan yang disalurkan tersebut berasal dari sumbangan Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam, Ketua Parmusi Sulteng Abdul Rachman Thaha, Damer Munte dan sumbangan kader Parmusi dari berbagai daerah.

“Selain itu, ada juga sumbangan dari Kerukunan Keluarga Muslim BSD. Total sumbangan yang disalurkan kepada para korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi mencapai Rp350 juta,” terangnya.

Dalam upaya membantu para pengungsi, lanjut ART, pihaknya menerapkan model jemput bola, dengan mendatangi langsung warga yang berada di posko-posko pengungsian. Cara itu dilakukan agar bantuan yang diberikan tersebar merata.

“Kami memutuskan untuk tidak membuat posko pengungsian, tetapi kita akan jemput bola datang langsung ke posko-posko pengungsian. Soalnya distribusi bantuan saat ini belum merata,” ujar ART.

Ketua Parmusi Sulteng Abdul Rachman Thaha (ART) saat memberikan bantuan ke korban bencana alam di Sulteng. (Foto: HM/Alf)

Selain tim relawan, Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam juga turut memimpin pendistribusian bantuan ke berbagai posko pengungsian, di antaranya Kelurahan Taipa, Wani, Pantoloan, Mamboro. Usamah menginginkan bantuan jasmani dan rohani ini tersalurkan dengan baik dan merata.

“Saya sengaja membawa empat da’i dari Makassar untuk membantu LDP Pusat dalam membantu para pengungsi dari sisi mental atau rohani,” kata Usamah. (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here