Arwani: Bhinneka Tunggal Ika Harus Diwujudkan dalam Kehidupan Sehari-hari

0
336
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Pondok Pesantren As-Sunniyah, Sedan, Rembang, Minggu (16/9/2018). (Foto: HM/Alf)

REMBANG – Semboyan Bhinneka Tunggal Ika dapat dijadikan sebagai dasar guna melaksanakan perwujudan terhadap kesatuan dan kerukunan bangsa Indonesia yang terdiri atas beragam suku,bahasa, ras dan agama.

Untuk itu, Ketua Fraksi PPP MPR Arwani Thomafi menekankan kepada masyarakat di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, agar mewujudkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

“Misalnya dengan cara menjalani kehidupan dengan saling menghormati dan menghargai setiap individu,” kata Arwani dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pondok Pesantren As-Sunniyah, Sedan, Rembang, Minggu (16/10/2018).

Dia menjelaskan, Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan pada lambang Negara Indonesia berdasarkan PP No 66 Tahun 1951. Semboyan itu menggambarkan gagasan dasar, yakni menghubungkan daerah dan suku-suku di seluruh nusantara menjadi kesatuan.

Bila merujuk pada asalnya, lanjut Arwani, yaitu kitab Sutasoma yang ditulis oleh Empu Tantular pada abad XIV, semboyan tersebut merupakan slogan yang menekankan pentingnya kerukunan antar umat dari agama yang berbeda pada waktu itu yaitu Syiwa dan Budha.

Dengan demikian, konsep Bhinneka Tunggal Ika yang lengkapnya berbunyi “Bhinneka Tunggal Ika tanhana dharma mangrva” merupakan kondisi dan tujuan kehidupan yang ideal dalam lingkungan masyarakat yang serba majemuk dan multi etnik. (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here