Nilai-nilai Pancasila Harus Ditanamkan ke Anak Sejak Usia Dini

0
376
Ketua Fraksi PPP MPRI RI Arwani Thomafi dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pondok Pesantren Al Hikmah, Blora, Senin (2/7/2018). (Foto: HM/Alf))

BLORA – Ketua Fraksi PPP MPR RI Arwani Thomafi menekankan pentingnya bagi para orang tua agar menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak sejak usia dini. Langkah tersebut dinilai penting agar mereka mulai menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Penekanan itu disampaikan Arwani dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pondok Pesantren Al Hikmah, Ngadipurwo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Senin (2/7/2018). Hadir dalam kesempatan itu pengasuh pesantren, santri, serta tokoh masyarakat setempat.

“Memori anak usia dini paling mudah merekamnya. Cara ini bisa menjadi salah satu jalan keluar untuk membuat anak-anak mulai mengenali sila demi sila dalam Pancasila dan mulai diajari nilai-nilai yang tercermin dari tiap sila tersebut,” kata Arwani.

Dia menjelaskan, rentang usia 4-6 tahun merupakan masa keemasan bagi seseorang, karena masa inilah seluruh informasi yang datang dapat diserap dengan mudah dan cepat oleh anak melalui seluruh panca indra yang dimilikinya.

“Kita tahu bahwa anak ibarat spons yang mampu menyerap air tanpa peduli, apakah air itu bersih atau kotor. Karena itu, masa-masa itu sering disebut dengan masa kritis untuk memperkenalkan dan menanamkan hal positif dan berguna bagi perkembangan anak,” ujarnya.

Dengan pembelajaran terpadu, jelasnya, anak diajak untuk bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain. Penanaman nilai-nilai luhur yang tercermin dalam Pancasila perlu diajarkan kepada anak-anak melalui sikap dan perilaku mereka.

“Misalnya, nilai ketuhanan dikenalkan kepada anak-anak kita melalui kegiatan sembahyang bersama. Nilai kebersamaan yang merupakan penjabaran nilai persatuan dikenalkan kepada anak-anak melalui permainan yang menonjolkan pentingnya kerja sama,” jelasya.

Penerapan nilai Pacasila sejak usia dini juga dirasa penting untuk membentengi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dari ancaman paham yang bertentangan dengan Pancasila. (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here