KAMMI Minta KPU Jaga Netralitas di Pemilu 2019

0
271
Kantor KPU Pusat di Jalan MH Tamrin, Jakarta. (Foto: Dok. HM)

JAKARTA – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) selalu menjaga sikap netralitas dalam proses penyelenggaraan Pemilu 2019 mendatang.

Ketua Umum KAMMI Irfan Ahmad Fauzi mengatakan, KPU sebagai lembaga independen dalam hal penyelenggaraan pemilu, dituntut untuk netral dari intervensi politik.

“Kami sangat mendukung kinerja KPU yang netral, bersih serta jujur dalam menyelenggarakan pemilu 2019 mendatang,” kata Irfan saat melakukan audiensi dengan Komisoner KPU Viryan Aziz, di Gedung KPU, Jakarta Senin (30/4/18).

Irfan menjelaskan, KAMMI sebagai organisasi kepemudaan memastikan akan berperan secara maksimal dalam mendorong peningkatan partisipasi publik dalam pemilu.

“Lebih spesifik KAMMI bisa terlibat langsung dalam penyelenggraan pemilu, baik dari segi edukasi kepada masyaakat maupun sebagai patner kerjasama dalam pengawasan pemilu,” imbuh Irfan berharap.

Selain itu, KAMMI juga menyoroti kasus-kasus pelanggaran yang berkaitan dengan data pemilih, seperti pemilih ganda dan pemilih pindahan.

“KPU bisa menyelesaiakan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan data pemilih, pemilih ganda yang masih sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia,” bebernya.

Lebih lanjut, Irfan menyarankan agar KPU dapat membuka Tempat Pencoblosan Suara (TPS) di aperguruan Tinggi. Tujuannya, agar mahasiswa yang tidak pulang ke daerah bisa melakukan pencoblosan di kampusnya.

“Hal ini menjadi penting supaya bisa menyerap pemilih lebih banyak lagi,” tukas dia. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here