Ratusan Pelanggar Terjaring Operasi Patuh di Gresik

0
653
Petugas menilang pelajar karena tidak memiliki SIM. (Foto: HM/Alf)

GRESIK – Satlantas Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa Raharja, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan dibantu Denpom melakukan operasi kendaraan di terminal Bunder, Kabupaten Gresik, Senin (15/5/2017).

Hasilnya, operasi gabungan tersebut mengamankan ratusan pelanggar lalu lintas, yang meliputi kendaraan roda dua, roda empat dan kendaraan besar seperti dump truck. Para pelanggar langsung ditilang dan disidang di tempat.

Para pelanggaran lalu lintas tersebut ditilang karena tidak melengkapi surat-surat kendaraan berupa STNK dan SIM. Sementarau untuk truk dan dump truk ditilang karena sebagian besar tidak melengkapi surat kendaraan dan uji kir.

Operasi Patuh Semeru 2017 itu juga menjaring sejumlah pelajar yang kedapatan melanggar lalu lintas. Salah seorang pelajar yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku tidak menyangka dirinya bakal terjaring razia.

“Rencananya tadi saya mau keluar sekolah sebentar, eh ada operasi. Padahal, kendaraan saya lengkap seperti spion dan lampu menyala serta memakai helm,” kata salah seorang siswa kelas 3 salah satu SMP di Cerme.

Sementara itu, Kanit Patroli Satlantas Polres Gresik Ipda Suryono mengatakan, sesuai perintah Kapolres Gresik dan Kasatlantas Polres Gresik bahwa Operasi Patuh Semeru 2017 difokuskan pada pelajar yang belum memiliki SIM dan kelengkapan surat-surat bermotor.

“Beberapa pelajar SMP berusia dibawah 17 tahun kita amankan lantaran menaiki kendaraan bermotor, namun belum mempunyai SIM,” ujar Ipda Suryono. (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here