Terkait Vonis Ahok, Jokowi: Hormati Putusan Majelis Hakim

0
337

PAPUA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak untuk menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang telah menjatuhkan vonis dua tahun penjara bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas kasus penodaan agama, Selasa (9/5/2017).

“Saya minta, saya minta semua pihak menghormati proses hukum yang ada, serta putusan yang telah dibacakan oleh majelis hakim. Termasuk juga kita harus menghormati langkah yang akan dilakukan oleh Pak Basuki Tjahaja Purnama untuk banding,” kata Presiden usai meresmikan listrik desa di Papua dan Papua Barat, di Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Selasa (9/5/2017).

Menurut Jokowi, sejarang yang paling penting, semua pihaj percaya terhadap mekanisme hukum yang ada untuk menyelesaikan setiap masalah perbedaan yang ada. Utamanya di negara demokratis seperti Indonesia.

Presiden juga menegaskan bahwa siapa pun termasuk pemerintah tidak bisa mengintervensi proses hukum. “Sekali lagi pemerintah tidak bisa mengintervensi proses-proses hukum yang ada,” tegasnya.

Terkait pencopotan Ahok dari jabatan Gubernur DKI, Jokowi menjelaskan, dirinya sudah mendapatkan laporan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan akan lebih mendetailkan lagi materi yang disampaikan oleh Mendagri, itu setelah nanti tiba di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Selasa (9/5/2017) siang, telah divonis dua tahun penjara karena terbukti melanggar pasal pasal 156a KUHP. Majelis Hakim PN Jakarta Utara dalam putusannya memerintahkan agar Ahok ditahan. (un/gun/es/alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here