Baharuddin Terpilih Jadi Ketua DPW Iskindo Kalsel

0
463

BANJARBARU – Dosen Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat, Baharuddin, terpilih sebagai nahkoda Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia Kalimantan Selatan (DPW Iskindo Kalsel) untuk periode 2017-2019.

Baharuddin terpilih sebagai Ketua DPW Iskindo Kalsel dalam pembentukan dan musyawarah wilayah pertama Iskindo Kalsel yang digelar di Kota Banjarbaru, Senin (17/4/2017) malam. Muswil ini dihadiri sarjana kelautan dari berbagai universitas yang saat ini bermukim di Kalsel.

Selain Ketua, Muswil ini juga memilih Rezani Anhar, sebagai Wakil Ketua, Nursalam sebagai Sekertaris dan Kiki Apriani sebagai Bendahara. Dalam sambutannya, Bahar sapaan akrab Baharuddin mengajak seluruh sarjana kelautan untuk bersama-sama membangun sektor pesisir, laut dan pulau-pulau kecil di Kalsel.

“Kalsel punya potensi maritim yang sangat besar, untuk itu mari kita jalan bersama-sama untuk memajukan, mengembangkan dan mengamalkan ilmu, teknologi dan teknik kelautan, oseanografi, sosial dan ekonomi maritim untuk kepentingan pembangunan nasional dan khususnya Kalsel di bidang kelautan,” jelas Bahar.

Untuk itu, Bahar berharap Iskindo Kalsel dapat menggalang potensi segenap sarjana di bidang kelautan guna menjadi penggerak pembangunan Kalsel dan nasional.  Menurutnya, potensi maritim Kalsel sangat strategis jika dikembangkan secara serius dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan kepulauan.

“Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan dengan luas kabupaten pesisir 25.234 km2 atau sebesar 67,67%  dari total luas Provinsi dan panjang garis pantai 1.293,34 km serta jumlah pulau-pulau kecil sebanyak 172 buah pulau,” jelas Bahar.

Potensi lain, kata Bahar, Kalsel berada di jalur alur laut kepulauan Indonesia serta wilayah pengelolaan perikanan, potensi tambang dan minyak bumi dan gas di laut, industri perkapalan, perikanan tangkap, ekosistem laut terumbu karang dan mangrove serta pulau-pulau kecil untuk menggerakan potensi pariwisata bahari dan potensi lainnya.

“Dari potensi ini harus diakui belum mampu dikelolah secara maksimal demi berkontribusi secara signifikan dalam mengatasi sejumlah permasalahan daerah. Beragam tantangan dan kendala pengelolahan potensi ini masih banyak ditemukan. Untuk itu, Iskindo Kalsel diharapkan hadir menjawab tantangan tersebut,” tegas Bahar.

Sementara Rezani Anhar, berharap Iskindo dapat menjadi wadah berhimpunnya sarjana di bidang kelautan untuk secara bersama meningkatkan kemanfaatannya bagi bangsa dan negara.

“Iskindo harus hadir sebagai wadah pengembangan dan pembinaan kompetensi sarjana di bidang kelautan secara konsisten dan berkelanjutan, meningkatkan peran dan tanggung jawab profesional sarjana di bidang kelautan dalam pembangunan daerah, nasional dan regional,” jelasnya. (alf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here